Homehai!May 31, 2007
there is no sorrow like existence...no bliss greater than Nirvana .....

Photo Albumsimple lunch (2 photos)Jun 29, '08 6:54 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Jum'at,. 27 Juni 2008
makan siang biasa yang luar biasa.
luar biasa bukan dalam artian jumlah tapi dari apa yang tercipta di sekitar makan tersebut.
meskipun sederhana, cuma nasi putih-tahu-tempe-terong-sambel ulek-kecap-timun-kemangi-krupuk, makan siang kali itu adalah makan siang yang spesial.
yang keluar dari mulutku adalah: "makan siang ini enak banget karena kita makan sambil duduk mengitarinya seperti sebuah keluarga"...
memang aku agak lain siang itu...lebih lahap...nda tau kenapa...
ada sesuatu yang lebih dari sekedar "lain"

rakus? biasa.
laper banget? nda juga
lantas apa?

sesuatu dalam hatiku berbisik...dan aku pun termenung sesaat setelah selesai makan......

ya....itulah makan siang terakhirku dengan teman2 di unit tersebut sebelum aku pindah ke unit yang baru.....

hhhhhhhhhh.....
Dear friends, I will never forget that simple lunch....

Photo AlbumSolo Connection (5 photos)Jun 29, '08 6:13 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Salah satu makanan siap saji yang saya sukai adalah bakso. Meskipun tidak se-siap saji seperti franchise ayam goreng, tapi saya melihat ada nilai plus-nya. Mobilitasnya itu lo yang jadi nilai plus, hehehe…maksudnya bakso yang dijual pake gerobak.

Yang jadi perhatian saya, dan akhirnya jadi bahan posting saya, adalah penjual bakso yang tidak keliling2 alias yang permanen.

Di Sengata ada 3 penjual bakso yang menurut saya unik.
Unik karena ketiga penjual bakso tersebut pake embel2 ”SOLO”.
Saya menyebut mereka adalah Bakso Putra SOLO A, Bakso Putra SOLO B dan Bakso Mitra SOLO.
Dua warung bakso yang disebut pertama dan kedua namanya mirip tapi yang membedakan adalah embel2 setelah “SOLO”.
Kalo yang pertama pake tambahan “PAK DHE” sementara yang kedua pake tambahan “MAS HERU”.

Warung bakso yang pertama.
Saya sempat ngalamin waktu bangunannya tidak sebesar sekarang. Sebelum jadi yang kayak sekarang, bangunannya nda terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil. Renovasinya sekitar taun 2006-2007, kalo tidak salah. Sekarang jadi besar, bertingkat pula. Saya kira, dulu, lantai atas dan bawah dipake untuk jualan tapi ternyata cuma lantai bawah aja yang dipake. Yang dijual adalah bakso, mie ayam dan soto ayam. Untuk minumannya, selain yang standard seperti es teh/jeruk-teh/jeruk panas, warung ini juga menyediakan es kelapa muda.
Harga makanan yang dijual sekitar 8000an sebelum BBM naik.
Selain berjualan bakso, pemiliknya juga berjualan pakaian di bekas warung bakso-nya yang pertama, persis di sebelah yang baru.
Sssssttt...yang punya ternyata asalnya dari suatu daerah tidak jauh dari rumah saya di Solo loh....

Warung bakso yang kedua.
Bangunannya biasa saja. Letaknya di dekat pertigaan Jalan Pendidikan. Kalo siang biasanya ramai dengan pembeli yang baru pulang dari kantor atau anak2 sekolah yang baru pulang.
Yang dijual sama dengan yang pertama tapi nda jual soto. Terakhir saya beli di situ, harga bakso seporsinya Rp 9.000,00.
Minuman yang dijual juga standard. Sama dengan yang lain.
Penjualnya ramah. Lucu bahkan. Bisa salto lagi....halah....hehehe...

Warung bakso yang ketiga.
Berbeda dengan dua penjual bakso yang disebut di atas, warung bakso yang satu ini terbilang lebih kecil bangunannya dan spanduknya juga nda seberapa menarik.
Tapi, don't judge a building by its banner...bakso yang dijual tidak kalah enak dengan yang lain. Sudah gitu ada kelebihannya loh....ada TV-nya lagi...wuihh...keren...200 channel...hebat.....(iya, hebat...20 channel pake parabola, sisanya pake penggorengan...hehehe...)


Kesimpulan saya, dari ketiga warung bakso yang diembel-embeli "SOLO" di belakang nama makanan yang dijualnya ternyata.....enak semua.....hahaha....(rakus and menyeringai mode:ON)

Photo AlbumGereja Oikumene Sengata (3 photos)Jun 29, '08 5:47 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Setelah direnovasi beberapa bulan, Gereja Oikumene Sengata ini hampir mendekati tahap akhir penyelesaian.
Menurut cerita yang pernah saya dengar, gereja ini dulu adalah gereja pertama yang ada di Sengata sebelum akhirnya, seiring dengan perkembangan kota Sengata, beberapa gereja lainnya berdiri.
Meski bangunan utama dipugar tapi tulisan di depan gereja masih disisakan.
For the sake of old times, maybe.

Photo Albumlotisan (3 photos)Jun 25, '08 8:48 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Di kantor tinggal beberapa orang teman saja yang tersisa. Yang lain dah pada cuti. Setelah menyelesaikan beberapa kerjaan, terjadilah (halah!) lotisan.
Bu Khotim ngupas nenas, Bu Dwi ngupas bengkoang dan Bu Ar ngulek sambelnya. Saya kebagian ngupas pepaya. Agak mengkal tapi itulah enaknya. Meminjam istilah bila kita makan krupuk: kriuk..kriuk…
Persiapan yang singkat tapi cukup menguras tenaga. Singkat tapi menyenangkan. Tak lupa foto2 sejenak. Buat diposting, hehehe....

Photo Albumfive hundred (2 photos)Jun 25, '08 8:35 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Bila melihat lembar uang kertas Rp 500,00 yang sudah tidak beredar ini pastilah kita pernah memegangnya-menyimpannya-membelanjakannya-menyedekahkannya-dan seterusnya. Menyenangkan sekali memegangnya saat masih baru dan betapa tidak menyenangkannya bila uang serupa kita dapat sebagai kembalian dari membeli suatu barang…dan barangnya adalah IKAN………….waaaaaaaaaaaaaaaaa…duitnya bau amis….yeeek!..hehehe…….

Anyway, saya menemukannya saat bongkar2 koper. Sejenak heran karena nda nyangka aja kok uang kertas kayak gini masih saya simpan. Saya coba mengingat2 dari mana dapetnya tapi nihil. Nda inget sama sekali. (Tapi percayalah. Uang itu bukan dari nyopet. Percaya ya?...please.................lho?!...hihihi....)

Yang menarik adalah, gambar2 yang tercetak di uang kertas tersebut adalah Orang Utan dan rumah adat Kalimantan Timur. Seingat saya, (kalo saya keliru mohon diralat ya!) untuk Pulau Kalimantan baru Propinsi Kalimantan Timur deh yang (katakanlah) ”dibikinkan” uang kertas bergambarkan sesuatu yang menjadi ke-khas-an Pulau Kalimantan.
Well, terlepas dari bener endaknya yang saya tulis persis di atas, secara pribadi saya agak miris melihat habitat orang utan yang belakangan semakin terganggu dengan banyaknya penebangan (legal / ilegal) dan penambangan di sana sini di Propinsi Kalimantan Timur dan propinsi yang lain.

Semoga tidak berkelanjutan. Amin.

Photo AlbumMas Pur & Mbak Anik (1 photo)Jun 24, '08 8:19 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Keluarga ini adalah salah satu dari beberapa keluarga yang saya jumpai saat pertama2 kerja di Sengata. Waktu itu sepulang dari gereja secara tidak sengaja saya melihat seorang ibu sedang berjalan bersama anak2nya ke arah mobil dan kayaknya saya kenal. Saya sapa dan terkaget2lah dia. Pertanyaan klasik keluar “Ngapain kamu di sini?”..hehehe...
Setelah ngobrol panjang lebar akhirnya saya janjikan untuk main ke rumah mereka di daerah Lembah beberapa hari kemudian.
Sekedar info, Mbak Anik adalah putri dari Bu Kost saya dulu waktu kuliah di Yogya. Nah, almarhum Bapak Kost ternyata adalah teman kerja di Pertamina dari Pak Dhe saya (Bapaknya Mas Dodit yang ada di postingan THE GRANDCHILDREN). Karena waktu itu yang ngekost cuma saya, maka saya dianggap sudah seperti keluarga sendiri. Hubungan saya dengan keluarga Bu Kost ini sedemikian dekatnya sampe2 saya terlibat dalam persiapan pernikahan anak yang paling tua, Mas Aji dan juga pernikahannya Mbak Anik.
Mbak Anik bersuamikan Mas Pur, seorang hakim yang ditugaskan di Pengadilan Negeri Sengata. Sebelumnya ditugaskan di Bali. Dari beliau inilah saya belajar dikit2 tentang hukum Perdata dan Pidana. Nda sampe mendetil sih tapi sedikit banyak saya jadi tau beberapa hal tentang hukum di Indonesia. Mereka dikaruniai tiga orang putri yang Audy, Ovy dan Icha. Saya sering main ke rumah mereka terutama pas kelaparan atau pas mau pinjem motor, hehehe..
Sekarang mereka sudah nda di Sengata lagi. Dah pindah ke Jawa Barat karena Mas Pur ditugaskan ke sana.

Photo Albumthe girls of May (4 photos)Jun 24, '08 8:12 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Beberapa teman satu mess ada yang berulang tahun barengan di bulan Mei lalu. Kesempatan yang tidak pernah saya sia2kan karena selalu ujung2nya adalah MAKAN!...hehehe....
Di sebuah rumah makan deket mess dirayakanlah acara bahagia mereka itu.
RM Diponegoro namanya. Sedikit terlintas pikiran ngawur...jangan2 rumah makan ini yang punya masih ada garis keturunan dari Diponegoro soalnya ada RM di depan namanya...Raden Mas Diponegoro...hihihi...ternyata bukan...RM Diponegoro=Rumah Makan Diponegoro...padahal kalo bener kan seru aja ada patung Diponegoro nunggang kuda di depannya,hehehe...(eh, tapi ntar nda laku ding...soalnya ntar dikira kandang kuda,hihihi...)

Acara diawali dengan doa dari Ustad Achmad Syafii dilanjutkan dengan MAKAN!...hore!....dengan menu seperti ayam bakar dan ikan bakar, berpindah2lah saya nyuil2 lauknya temen2...hehehe...
Nda tau kenapa kalo pas makan bareng kayak gini, sama temen2, saya kadang ”tidak terkendali” ngunyahnya...alias jadi lahap banget....hihihi...

Meski terlambat postingnya, skali lagi saya ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Bu Vina, Bu Eka dan Bu Wiwin!...semoga taun depan terulang lagi makan2 seperti ini ya....waaaaa...maunya....

(untuk foto terakhir disertai pesan: DON”T TRY THIS DEBUS ATTRACTION AT HOME!)

Blog Entrywatching movies...Jun 23, '08 11:22 PM
for everyone
Hari Minggu, 22 Juni 2008
Sepulang dari gereja dan mampir ke rumah Sekar untuk sarapan, saya pergi ke Odiva untuk menyewa beberapa film. Setelah liat2 sebentar, akhirnya terpilihlah 4 buah film untuk menghiburku seharian.

Film pertama adalah National Treasure (Part 2): Book of Secrets dengan bintang Nicholas Cage. Film ini kurang lebih sama seperti pada bagian pertamanya yaitu tentang pencarian harta karun yang terpendam di suatu tempat. Dengan dalih ingin membersihkan nama baik kakek moyangnya yakni Thomas Gates yang diduga terlibat persekongkolan membunuh Abraham Lincoln, (Nicholas Cage) berusaha mengungkap sejumlah petunjuk yang tersembunyi pada beberapa benda peninggalan sejarah mulai dari potongan kayu kuno dari suku Maya hingga beberapa benda dari Perang Sipil Amerika.
Pencarian berhasil meski harus menculik Presiden Amerika Serikat, menyelinap ke dalam Perpustakaan Kongres Amerika (God!I wish I could visit this place..), ruang kerja Presiden Amerika di White House (this place too!), Istana Buckingham (of course this place also!) dan yang terakhir di Gunung Rushmore dimana wajah 4 presiden Amerika terpahat.
Menarik memang tapi tidak seseru yang pertama. Untuk yang suka sejarah, film ini menyajikan beberapa fakta sejarah Amerika yang menarik.

Film kedua yang kutonton adalah Rambo IV. Jujur aja minjemnya karena teringat sama para prajurit yang Latgab beberapa waktu yang lalu di Sengata. Masih dibintangi Sylvester Stallone tapi kali ini lebih brutal ketimbang sequel sebelumnya.
Meski diakhir cerita dikisahkan si John Rambo pulang ke rumahnya di Arizona setelah sekian lama di pedalaman dekat perbatasan Birma, I have to admit it that…this is the BLOODIEST MOVIE I’VE EVER SEEN! And strongly I don’t recommend it to be viewed by children. Really.

Film ketiga adalah The Librarian: Quest for the Spear.
Film ini bercerita tentang pencarian sebuah potongan tombak keramat, Tombak Takdir (in English: The Spear of Destiny) yang dipercaya tertancap di sebelah salib Yesus dan dipercaya bisa membuat orang jadi kuat dan tidak terkalahkan. Potongan tombak ini hilang dari sebuah tempat penyimpanan rahasia di sebuah musium dan 2 potongan yang lain tersebar di dua tempat yang berbeda. Ada yang di sebuah kuil pedalaman Amerika Selatan dan di sebuah kuil di Pegunungan Himalaya. Jagoan dalam film ini akhirnya berhasil merebut semua potongan tombak tersebut dari tokoh jahat yang ingin menguasai benda keramat tersebut.
Saya rasa yang sutradara bikin film ini kayaknya terinspirasi banget deh dengan beberapa sequel film Indiana Jones. Di bagian awalnya saja saya langsung teringat film petualangan legendaris itu, tokohnya seorang pustakawan (nda jauh beda dengan Indiana Jones yang seorang sejarawan). Bahkan di beberapa adegan di dalam film ini ada yang mirip dengan adegan film Indiana Jones. Jadi nda seru aja karena saya, meski ngawur, berhasil me-reka2 tiap adegannya, hehehe....

Film keempat adalah AVP 2: Requiem. AVP stands for Alien Versus Predator.
Wuah! Ngeri juga liat bumi kita dijadiin tempat perang dua jenis mahluk dari luar angkasa. Keliatan banget kalo kita manusia kelabakan menangkal serangan kayak gini. Di sisi lain, menurut saya sih, film ini kurang lebih menggambarkan betapa tidak siapnya kita dalam menghadapi bahaya yang sedang mengancam bumi saat ini: Pemanasan Global. Yes! That’s the threat we have to face now. Believe it or not, it is getting bigger and bigger each day in your life without any warning.

Dah dulu ‘resensi’ filmnya ya, hehehe….


Photo Albumyellow calcium (2 photos)Jun 23, '08 7:45 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Setelah melihat iklan salah satu produk susu berkalsium di TV, saya jadi inget pengalaman waktu diperiksa kadar kalsium tulang kaki saya di sebuah pusat perbelanjaan di kota Solo.
Setelah salah satu telapak kaki saya dioles semacam gel, sebuah alat menanti pijakan kaki saya tersebut dan dengan menahan sedikit geli akhirnya hasilnya diberikan kepada salah seorang perempuan muda yang sepertinya merangkap sebagai SPG juga. Dan tibalah giliran saya untuk dikasih hasil pemeriksaan kaki saya yang barusan. Agak sedikit mengejutkan karena di dalam form laporannya disebutkan kalo kondisi tulang saya adalah "kuning" atau dengan kata lain beresiko sedang. Letaknya di antara warna merah dan warna hijau. Yang hijau resikonya rendah dan yang merah resikonya tinggi.
Resiko di sini maksudnya resiko terkena osteoporosis.
Setidaknya ada 4 poin yang harus saya perhatikan yaitu makan makanan berkalsium tinggi, nda ngrokok-ngopi-ngeteh-ngalkohol-makan yang asin, olahraga teratur dan memeriksakan kesehatan tulang setiap 6 bulan.
Tidak masalah buat saya mengingat saya yang suka makan apa adanya (mata kedip2 mode:ON), hehehe...
Untuk olahraga, sempet dibantu Pak Widhi untuk program latihan kebugaran tubuh tapi cuma bertahan seminggu...(huuuuu.....)
Nti deh dicoba lagi...wish me luck....


Photo Albumme and the SPGs (1 photo)Jun 23, '08 7:34 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
SPG atau Sales Promotion Girl adalah merupakan bagian dari strategi penjualan suatu produk. Selain SPG ada juga SPB alias Stasiun Pompa Bensin...ee...salah...maksudnya Sales Promotion Boy, hehehe....
Biasanya suatu perusahaan yang ingin mempromosikan produknya meminta bantuan pada suatu EO (Event Organizer ya....bukannya Ente Oneng...hihihi...).
Nah, bila dalam suatu EO ada divisi/bagian yang tanggung jawabnya di bidang promosi produk maka para SPG atau SPB inilah yang diberdayakan untuk menjadi ujung tombak promosi langsung kepada konsumen.
Yang kerap kali saya temui adalah para SPG atau SPB untuk produk rokok di mall. Meskipun demikian ada juga SPG atau SPB yang juga mempromosikan suatu produk lain di tempat lain seperti di perempatan jalan atau bahkan door to door.
Kasian juga kalo ngeliat mereka yang door to door nawarin suatu produk. Banyak capeknya daripada lakunya. Tetapi ya nda apa2 lah. Mungkin itu sudah jadi pilihan pekerjaannya. Daripada jadi rampok, ya ndak, sodara2?

Kembali ke SPG atau SPB tadi. Meski banyak yang beranggapan profesi ini profesi rendah dan bahkan profesi yang punya citra negatif (karena mungkin pakaian yang dikenakan), setidaknya cobalah kita lihat kinerjanya dalam mempromosikan suatu produk yang tentu saja tidak bisa dipandang sebelah mata.

Photo Albumwithout them I am transportless (2 photos)Jun 21, '08 4:04 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Mas Eko dan Mas John adalah dua orang pegawai dari PBU juga namun tugas mereka berbeda dengan teman2 dari PBU di postingan sebelumnya.
Mereka berdua ditugaskan mengantarkan atau menjemput temen2 kantor dari semua unit pada saat dibutuhkan.
Singkatnya mereka adalah driver buat mobil2 kantor.
Pekerjaan mereka sepintas enak. Jalan2 aja.
Tapi kalo diperhatikan bener2 (saya pernah beberapa kali mengamati), wuah!...pekerjaannya banyak juga ternyata...
Nda cuma antar jemput tapi juga mengoperasikan mesin fotokopi, angkat2 barang, bersihin mobil, dan juga beberapa pekerjaan lainnya.

Saya punya satu pengalaman waktu pergi ke Samarinda dengan Mas Eko ngantar anak2 lomba Spelling Bee di EF. Meskipun kondisi jalannya kayak di planet Mars tapi dia lihai dan gesit mengemudikan mobil yang kami tumpangi supaya tidak kejeglong (duh..bahasa Indonesianya apa nih?hehehe...)

Tidak jauh berbeda dengan Mas Eko, Mas John juga gesit kalo nganter saya atau temen2 yang lain. Terutama sekali dalam mencari tempat parkir strategis dan menghindari mobil angkot yang sembronoly (adverb: secara sembrono) brenti mendadak.

Tugas mereka berat tapi mereka menjalaninya dengan santai, tenang, apa adanya...

Thanks Mas Eko and Mas John!

Photo Albumthrowing away the bad luck (3 photos)Jun 21, '08 4:00 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Friday, June 20, 2008.
6.40 p.m.

Some say it was funny.
Some say it was bad.
Say whatever you want to say.
That was done based on my own decision.
Well, I might personally call it as “throwing away the bad luck.”
What bad luck?
The bad luck of being a person surrounded by untrue rumors accused and spoken by irresponsible people who hide behind masks of politeness, justice, holiness and hospitality.

Anyway, throwing away the bad luck doesn’t mean you’re not allowed to have a new look…right?...hehehe….

(koyo preman opo reserse?hehehe...)

Photo AlbumFatigue (3 photos)Jun 19, '08 10:23 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Fatigue atau kelelahan yang amat sangat adalah hal yang lazim "menyerang" kita apabila kita selesai mengerjakan sesuatu yang bobotnya lumayan berat atau bahkan sedang di tengah2 pengerjaan sesuatu.
Di perusahaan tambang sekelas PT KPC, hal ini sangat diwaspadai mengingat potensi resiko dari fatigue yang muncul terutama pada mereka yang sedang mengoperasikan alat2 berat. Bayangkan saja, seorang operator yang sedang mengoperasikan dump truck atau excavator mendadak diserang kelelahan yang amat sangat dan membuatnya tidak fokus (atau juga mengantuk) dalam pengoperasian alat berat yang dibawanya. Kecelakaanlah yang terjadi. Masih mending kalo alat beratnya yang rusak..lha kalo nyawanya yang melayang?
Itulah sebabnya, menurut cerita seorang teman yang jadi operator dump truck, di beberapa titik di lokasi tambang, ada tempat untuk memarkirkan alat berat yang sedang dioperasikan sehingga operatornya bisa beristirahat sejenak.

Nah, foto2 yang saya aplot ini bukanlah tentang operator alat berat tapi teman2 saya sendiri yang kebetulan tertidur di dalam bis jemputan kami sepulang dari bekerja, hehehe….
Mereka sampe ketiduran mungkin disebabkan fatigue dari beban pekerjaan yang melebihi stamina maksimal tubuh mereka. Akibatnya, tertidurlah mereka di dalam bis jemputan.
Saya bisa memahami kalo temen2 saya sampe tertidur di dalam bis jemputan....lha iya lah...masa’ tertidur di dalam WC, hehehe….
Saya curi2 kesempatan motret temen2 saya itu pas mereka lagi teklak..tekluk..atau pas lagi pules2nya, hehehe….

Met bobo ya...

Photo AlbumLATGAB TNI 2008 Sengata (4 photos)Jun 19, '08 7:23 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Kamis, 19 Juni 2008
Ketika saya dan teman saya, Pak Delly, keluar cari makan di Town Hall Sengata, ada pemandangan yang lain daripada yang lain.
Banyak sekali tentara berseragam dan membawa senjata laras panjang berseliweran di sana sini.
Suasananya persis seperti kota Hanoi waktu perang Vietnam dulu...(halah...kayak pernah ke sana aja...hihihi....)

Saya lantas teringat kalo Sengata menjadi salah satu tempat Latihan Gabungan (LATGAB) TNI 2008. Dua tempat yang lain ada di Batam, Natuna dan Singkawang.
Untuk yang di Kalimantan Timur, skenario perangnya ada 3.
Yang pertama, operasi pendaratan amfibi untuk mengusir musuh dari Pantai Sekerat.
Kedua, operasi darat gabungan untuk membebaskan wilayah Kaliorang dan Sepaso.
Ketiga, SUL atau Serangan Udara Langsung untuk menghancurkan musuh di Kaliorang dan Sepaso.
Skenario perang ini melibatkan sebanyak 30 ribu personil diterjunkan, ratusan pesawat dan helikopter tempur serta sekitar 60-an kapal perang.
Mungkin di Kaltim nda sampe sebegitu banyaknya diturunkan tapi tetep aja seru, hehehe...

Usai makan siang, saya berkesempatan untuk ngobrol panjang dengan Pak Suyarno dan Pak Marcell Tuvan dari YONIF 509 KOSTRAD yang bermarkas di Jember, Jawa Timur.
Saya dan Pak Delly mendapat banyak sekali cerita tentang suka duka mereka saat diterjunkan ke lokasi2 ”bermasalah” di Indonesia.
Pak Suyarno misalnya. Beliau sudah pernah diikutsertakan dalam 14 kali operasi militer di wilayah Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke.
Beliau juga share tentang falsafah hidup.
Dalam hati, saya agak terheran2. Tentara kok fasih juga ngomong tentang cara pandang terhadap hidup ini ya?
Dalam bayangan saya selama ini, tentara kita ngertinya cuma siap sedia membela negara dari ancaman musuh dan kalo disuruh perang ya perang...dar..der..dor..selesai.
Nda nyangka aja ada tentara kita yang ternyata punya ”kelebihan” seperti itu.

Di samping ngobrol panjang, kami mendapat kesempatan untuk berfoto sambil memegang senjata yang mereka bawa yakni V-1 SS-1 buatan Pindad yang beratnya sekitar 3 kilo lebih (kalo magazine pelurunya penuh bisa sampe 4 kiloan beratnya).
Wuiiih....senengnya!
Apalagi kami dikasih ”kursus singkat gratis” bongkar pasang senjatanya itu. Jarang2 ada kesempatan seperti itu lo!
Setelah dari town Hall, sempat juga saya dan teman saya yang lain, Bu Wiwin, berfoto sambil memegang revolver yang dibawa seorang tenaga medis dari kesatuan yang sama.

Well, Jumat malamnya diadakan acara Panggung Prajurit di Lapangan Swarga Bara sebagai tanda berakhirnya LATGAB TNI 2008 Sandi Yudha di Kaltim.

Hidup TNI!

Photo Albumpoor kids (2 photos)Jun 19, '08 7:21 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Selesai membaca postingan seseorang tentang asal mula kata “PENGEMIS”, saya jadi teringat foto2 ini.
Di suatu siang, di perempatan Sumber, Solo, saya melihat dua orang anak kecil sedang “membantu” orang tuanya “bekerja”.
Bekerja dengan mengharap belas kasihan orang yang kebetulan berhenti di perempatan tersebut.
Mestinya kan mereka di sekolah jam segitu? Aneh...

Dulu pernah saya mendengar cerita tentang ”ngemis yang terorganisir”.
Dari suatu tempat, sejumlah pengemis dikumpulkan, diangkut dengan truk lalu ”disebarkan” di sejumlah tempat di kota Solo. Biasanya pagi hari di-drop lalu sorenya ”dijemput”. Kalo ada yang sampe malem ngemisnya, berarti dia lagi ”lembur”.
Kok pake lembur kayak ngejar setoran aja?
Lha emang iya, ternyata. Beberapa persen dari hasil ngemis mereka seharian harus disetorkan ke ”mandor” dan kalo nda cukup kadang harus ”lembur” biar cukup setorannya.
Gila!
Sudah berpanas2 dan kadang berhujan2, masih dipotong juga ”penghasilan”nya.
Yang lebih menyedihkan, anak2 mereka malah diajak ngemis. Mungkin dengan begitu perasaan orang2 yang berhenti di persimpangan2 jalan akan tambah terharu atau trenyuh dan merogoh sakunya untuk ngasih uang ke mereka.
Poor kids!

(ada yang tau isi UU Perlindungan Anak yang sekiranya ”sesuai” dengan kondisi semacam ini?)

Blog Entrya pine treeJun 18, '08 7:12 PM
for everyone
A pine tree stands arrogantly on a steep of a hill
Cool breeze waves it in a complete silence
Leaf touches leaf
Branch touches branch
Shadow falls upon shadow
And mist embraces them all

Apparent light of the sun shines elegantly
Hesitates to torture peaceful atmosphere

A serenade seals humming sound echoed on each trunk
Wanders slowly like hands of an octopus
Orchestrates humble axes silently chop the tree….
again...
and again...




Blog Entryhow do you feel when...?Jun 17, '08 11:45 PM
for everyone
how do you feel when you see your friend is in trouble?
how do you feel when you see your friend suffers from other people's bad prejudice?
how do you feel when you see your friend's future disturbed only by untrue rumours?
how do you feel when you see your friend's life ruined by wrongly-taken-decision?
how do you feel when you see your friend betrayed by people you know so well?

do you feel good?



Photo Albumteman-teman dari PBU (4 photos)Jun 17, '08 8:07 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
PBU atau Prasmanindo Boga Utama adalah sebuah perusahaan yang salah satu bidang usahanya adalah menyediakan tenaga kerja untuk beberapa perusahaan kontraktor PT KPC di Sengata.
Keberadaaan mereka belakangan agak tergeser dengan hadirnya sebuah perusahaan yang bidang usahanya kurang lebih sama namun meskipun demikian ada beberapa yang masih bertahan.

Jam kerja mereka dari jam 08.00 sampai dengan jam 16.00. Selama jam tersebut, banyak hal yang mereka kerjakan. di unit tempat saya bekerja, mereka memotong rumput, membersihkan (membersihkan di sini maksudnya adalah nyapu dan ngepel) ruangan2-lorong-aula-lobi bahkan angkat2 barang yang datang atau menata kursi-meja dan mendekor pas ada acara tertentu.
Saya kurang jelas untuk pembagian tugasnya bagaimana tapi sejauh yang saya lihat, beban pekerjaan mereka lumayan berat.

Di suatu sore, setelah suatu acara selesai dan teman2 dari PBU selesai membereskan kursi dan lain2nya, saya dan Pak Bambang memanggil sebuah mobil penjaja roti keliling dan bersama2 mereka kami menikmati ’afternoon bread’ sambil ngobrol2 ringan. Meski badan sudah capek semua dan cuma makan roti aja tapi saya merasakan hangatnya kebersamaan dengan mereka di sore itu.
Dari obrolan santai tersebut, ada satu hal yang akan selalu saya ingat bahwa bekerjasama dengan siapa pun membutuhkan rasa saling pengertian, tanpa memandang berat atau ringannya suatu beban pekerjaan yang dilakukan tiap individu, agar apa yang direncanakan terlaksana dengan baik.

Terimakasih, teman2 dari PBU...


(10 pria dengan seragam kaos biru adalah juga teman2 dari PBU)

Photo Albummy friend, Melita (5 photos)Jun 15, '08 8:14 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Inilah dia yang namanya Melita.
Temen kerja pertama saya di Sengata, di sebuah LPK.
Awal ketemu, saya pikir orang ini judes, galak dan sombong.
Setelah ngobrol, tukar pendapat, makan dan jalan2 bareng, akhirnya pendapat saya tentang dia berubah.
Mel orangnya terbuka pada setiap pendapat, ide, saran, kritik, bahkan cercaan (seperti: ”kamu bawel amat sih...”, hehehe....) dan enaknya, dia nda marah dan nda dendam.
Saya dan Thomas belajar banyak dari dia. Tentang bagaimana berkomunikasi, kesehatan, budaya, sosial, keuangan, busana, buku, film, lagu, dan lain2. Dia tau banyak hal yang kadang luput dari perhatian laki2. Enaknya lagi, dia ngomongnya nda pake nada tinggi / nada ngajarin, jadi kita yang ndenger nda merasa digurui.
Saat2 bersama dia seperti sudah sama keluarga sendiri. Tau sama tau tentang masalah yang saya atau dia atau Thomas hadapi. Termasuk tanda2 kalo salah satu di antara kita lagi marah atau sebel atau males atau apapun itu namanya.
Kalo lagi marah atau sebel, Mel jadi lain sikapnya. Tetep cerewet tapi nda banget2. Trus makannya agak banyak. Sering ke salon buat facial dan maunya jalan2 terus.

Foto2 ini diambil saat saya, Mel dan Thomas masih satu rumah dan belum pindah ke kost yang baru. Saat2 yang menyenangkan.

Tahun lalu saya sempet sebel karena waktu janjian ketemu sama dia di Mall Ciputra, sampe kering ditungguin, dia nda muncul2...hehehe....katanya sih ”ngantuk berat”, hahahaha......

Wish I could see you again, sist...

Videoleaking AC.aviJun 15, '08 8:08 PM
for everyone
Lembar plastik yang dihiasi butiran air yang mengalir ini bukan disengaja tetapi adalah bentuk tindakan antisipatif sederhana dari saya dan teman sekamar saya, Pak Ketut, dalam menghadapi AC kamar kami yang bermasalah. Bermasalah dalam artian bocor. Setiap kali dihidupkan dengan suhu rendah, tidak sampai 5 menit, butiran2 air mengalir keluar. Butiran air yang mengalir sering membasahi tirai dan tempat tidurnya Pak Ketut. Bahkan sempat membanjiri bagian lantai persis dibawah AC tersebut.
Sempat diperbaiki tapi setelah dua hari, kumat lagi bocornya. Untungnya sudah kami atasi dengan cara sederhana yaitu dengan menempelkan selembar plastik pada AC, terutama di dekat celah yang bocor, dan membentangkannya ke arah luar jendela.
Meski tampaknya tidak memiliki nilai estetika interior yang baik, setidaknya sudah cukup membantu mengatasi bocornya AC di kamar kami.
(kalo boleh ngomong, saya cenderung menyebut bentuk tindakan antisipatif sederhana ini sebagai sebuah ”karya seni instalasi tepat guna”, hehehehe......)


leaking AC.avi (6.0 MB)

MessageGuestbook
   
bung2 wrote on Jul 4
Hello! Myspace Comments
MyNiceSpace.com


Hai,hello,..greetingsdari Holland,..F..
bung2 wrote on Jul 3
Hai,..slm kenal ya,...apa kabar,...take care,....F...
franzzs wrote on Jun 29
the same don...nice to meet you.

groetjes,
don vito
herususetyo wrote on Jun 29
musim demo Pak, tiap hari demo, anti PM yang sekarang yang dituduh korup dan antek dari mantan PM Thaksin
matadunia15 wrote on Jun 26
Thanks mas DonGanteng, udah mampir dan kasih komen...
joenanto wrote on Jun 25
Sebenarnya ini adalah salah satu alternatif sistem bercocok tanam, terutama di lahat sempit. Sudah banyak orang mencoba teknik, yang dinamakan multikultur (sistem menanam secara bertingkat) ini. Ada yang menggunakan medium bambu, kayu, atau talang. Saya mencoba membuat dengan bahan peralon. Memang bahan ini lebih rumit, tetapi terlihat lebih rapi dan estetis. Ada yang dibuat model kerangka gubug (di foto), model gantung bertingkat, model gantung vertikal, dll.
Soal media tanam, saya memakai pupuk dari olahan sendiri, dari sampah rumah tangga yang diolah dengan metode takakura, kemudian dicampur tanah dan pupuk kandang.
Kelemahan dari media peralon adalah soal harga bahan lebih mahal, pengerjaan butuh ketelitian, dan harus sering menyiramnya karena air lebih gampang menguap.
Saya sudah beberapa kali memetik sayuran sendiri dari kebun unik ini.
Demikian sekilas info dari saya.
Selamat mencoba dan menemukan model-model unik lainnya.
dkdewi wrote on Jun 24
Wew..siapa takut?hehehe...
lumpybeauty wrote on Jun 24
guessing aja...kan katanya pernah ngantar anak2 lomba spelling bee di ef. btw, apa bener? memang di kalimantan kerja apaan sih..maaf belum sempet baca blognya semua...GBU dah!
lumpybeauty wrote on Jun 23
Hai..di sini baik2 saja..cuma beberapa hari yg lalu puanas buanget..sekitar 41-42 derajat Celcius. Baju2 dlm lemari sampai hangat...Btw, are you an English teacher?
earthunited wrote on Jun 23
pak don! mau ke SMP yaa? waah, sampai ketemu yaa!
(aga)
dkdewi wrote on Jun 23
Waduh..tersanjung nih disangkain di susteran atau di Novisiat.Hehehe..nggak mas.Relasiku dgn kaum berjubah itu adalah kegiatanku di luar jam kantor kok.
dkdewi wrote on Jun 22
Aku skrg jd kuli di Jogja mas,adem ayem berhati nyaman.
dkdewi wrote on Jun 22
Mas,aku ga kuliah di Sadhar,tp aku sering lewat dpn Sadhar...hehehhe.jadi mungkin liat di jalan ya mas?
dkdewi wrote on Jun 22
Halo,makasih dah ngintip rumahku ya,mmmm...pernah ketemu dimana ya mas.?
briggitaindri wrote on Jun 22
PM? idnya apa mas?, gak mungkin aku gak jawab
briggitaindri wrote on Jun 19
tulisannya mantabbb
mart80 wrote on Jun 19
pak Don ceritanya bagus dan penuh inspirasi. Mkch dah kunjungan
obormedia wrote on Jun 18
Terima kasih telah mambaca liputan kami
enonblossom wrote on Jun 18
damn rotation huh brother.
enonblossom wrote on Jun 18
pak don rajin juga ya posting
lucu lucu lagi
jadi pengen juga
ajarin dong
Pages:123456
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help